LAYANAN SISTEM INFORMASI
1. Pengertian Manajemen Sistem Informasi adalah Metode Pengelolaan Sistem Informasi menjadi sebuah informasi yang sama dari pusat Sistem Informasi.untuk di Publikasi kepada yang membutuhkan.
contoh Penggunaan Applikasi Library terpusat oleh Perpustakaan Nasional, Penggunaan data pada website kementerian agama tentang Calon Jemaah Haji, dan Pelayanan Nikah, Pendaftaran Mahasiswa baru pada Universitas Gunadarma.
2. Sebutkan dan Jelaskan Metode yang digunakan Manajemen Layanan Sistem Informasi dan berikan contoh
a. Total Quality Managemen (TQM)
Strategi Metode manahemen untuk kualitas pada proses dalam organisasi
b. Six Sigma
Alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti TQM, sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem Produksi Perusahaan secara global. Tujuan untuk menghilangan cacat produksi, hemat waktu dan menurunkan biaya Produksi.
c. Business Process Managemen (BPM)
Metode penyelarasan secara efesien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi BPM suatu pendekatan manajemen holistic untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi bisnis seiring upaya untuk mencapai inovasi, fleksibelitas dan integrasi dengan teknologi
d. Capability Maturity Model Integration (CMMI)
Suatu pendekatan perbaikan proses yang meberikan unsur penting proses efektifitas bagi organisasi. Praktik-praktik terbaik CMMI dipublikasi dalam dokumen yang disebut Model, yang masing=masing ditunjukkan untuk berbagi bidang yang berbeda.
3. Sebutkan dan jelaskan Kerangka Kerja (Framework) Manajemen Layanan Sistem Informasi dan berikan contoh
3.1.Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
ITIL atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.
3.2.Control Objectives for Information and Related Technology(COBIT)
COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat olehInformation Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.
3.3.Software Maintenance Maturity Model
3.4. PRM-IT IBM’s Process Reference Model for IT
3.5. Application Services Library (ASL)
Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah “perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.
3.6. Business Information Services Library (BISL)
BiSL adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL (sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat. [1] BiSL berkaitan erat dengan ITIL dan ASL kerangka, namun perbedaan utama antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan (yang timbul dari organisasi pengguna akhir)
3.7. Microsoft Operations Framework (MOF). Microsoft Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan membantu teknologi informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan yang handal dan hemat biaya.
3.8. eSourcing Capability Model for Service Providers (Escm-sp) daneSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dari ITSqc for Sourcing Management
eSourcing Capability Model for Service Providers (eSCM-SP) adalah suatu kerangka kerja yang dikembangkan oleh ITSqc di Carnegie Mellon University. eSCM-SP adalah “praktek terbaik” model kemampuan dengan tiga tujuan :
a. Untuk memberikan penyedia layanan bimbingan yang akan membantu mereka meningkatkan kemampuan mereka di seluruh sourcing siklus hidup
b. Untuk menyediakan klien dengan cara yang obyektif mengevaluasi kemampuan penyedia layanan
c. Untuk menawarkan penyedia layanan standar untuk digunakan saat membedakan diri dari pesaing.
Contoh :
- COBIT
- Microsoft Operations Framework
- Sig Sigma
- ISO 20000
- TOGAF (The Open Group Architecture Framework)
- ITIL (Information Technology Infrastructure Library)
KELAS : 2KA20
Komentar
Posting Komentar